Oh jadi gini ya? Pantes bnyk guru2 yang enggan mnunjukan kebolehannya! Udah bikin macem2 media online belajar jarak jauh selang satu minggu anak2 sudah mengeluh masalah kuota!
Dan masalah kuota ini cukup pelik juga, semua pihak baluar_balieur bari heheotan seolah itu bukan kasapitasny, berangkat tangan dah akhirnya!
Mau bertahan dgn media belajar online yang sudah dibuat? Wah....pastinya ga kan banyak siswa yang masuk ke room!
Akhirnya mengeluarkan jurus pamungkas " Terpaksa banting kanan", menscreenshoot soal2 dijadikan file photo dan dikirim lewat wa gratisan, Yo daring dan luring dimulai! Daring mengirimkan materi dan tugas lewat WA, luring mnctat soal dan jawabannya di buku latihan lalu dikumpulkan secara kolektif ke sekolah!
Tp ga pa2, toh dalam arti minimalis daring dan luringnya terpenuhi!
Bicara effektifitas tentu saja tidak effektif, karena sistem daring itu pada dasarny hanya sebagai pembelajaran tambahan yang biasa ditawarkan oleh pihak2 ketiga penyedia layanan bimbel.
Wallohua'lam

Comments
Post a Comment